Nenek Enok Penjual Gorengan Keliling
BANTUAN MODAL USAHA KECIL
(Nenek Enok Penjual Gorengan Keliling)
Semangat tidak tergantung kepada orang lain itu pantas disematkan kepada nenek berusia 67 tahun ini, dalam mengarungi kehidupan dan dalam memenuhi kehidupan sehari-harinya. Dikala sebagian orang seusia beliau seharusnya sudah istirahat menikmati kehidupan di sisa usianya tersebut, namun tidak berlaku bagi nenek ini. Sebelum waktu subuh sudah bangun menyiapkan segala keperluan untuk mengelola bahan makanan yang sudah dibeli pada sore harinya menjadi makanan yang jadi. Beliau membuat aneka makan seperti pisang goreng, bala-bala (bakwan), tahu goreng, aneka masakan lainnya.
Begitulah keseharian setiap paginya yang dilakukan oleh Nenek Emil (67) tahun, sehabis sholat subuh sudah keliling kampung untuk menjajakan dagangannya. Beliau tinggal di RT 06 RW 02 Kelurahan Sukaraja Kota Bandung. Menurut pengakuan beliau kadang-kadang danganganya sudah habis terjual sebelum jam 09.00 pagi, tapi juga kadang-kadang tidak habis, itulah namanya juga jualan.
Sejak suaminya meninggal beberapa bulan yang lalu, beliau tinggal dengan putra-putrinya di sebuah rumah yang sederhana, dan beliau pun harus mengurus cucunya yang ditinggalkan oleh orangtua, cucunya menderita sakit tidak bisa apa-apa hanya bisa tidur atau didudukkan di kursi bayi. Kini usia cucunya sudah berusia 3 tahun.
Alhamdulillah, tim Mustahiq Bandung pada hari Rabu (15/08/2018) berkunjung untuk menyalurkan bantuan usaha dhuafa dari para donatur untuk menambah modal usaha jualan dan untuk meringankan beliau. Ucapan syukur Alhamdulillah beliau ucapkan dengan diiringi do'a agar para Donatur Sahabat Mustahiq diberi limpahan kebarokahan dan kesehatan dar Allah SWT.
Nenek ini adalah sebuah gambaran seseorang yang selalu sabar, tabah, dan selalu bersyukur segala apa yang telah diberkan kepadanya tanpa mengeluh akan tetapi dihadapinya dengan teguh.

