Majalah Mustahiq Edisi 166 - Februari 2025

Mukmin yang bersih fitrahnya dan lurus pemahaman Islamnya tentunya akan mencintai Allah SWT. Bukan sekedar teori, namun kecintaan yang dilandasi iman dan ilmu, sebagaimana petunjuk Islam. Mukmin yang melabuhkan cintanya kepada Allah SWT akan merasakan kebahagiaan hakiki, sebuah kenikmatan yang paling nikmat.

Bukti bahwa seseorang mencintai Allah SWT dan sekaligus indikasi bahwa seseorang meraih cinta Allah SWT adalah mencintai dan mengikuti Rasulullah SAW. Allah SWT berfirman: Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. Allah Maha Pengam- pun lagi Maha Penyayang." (QS. Ali-Imran: 31). 

Kalau ada cinta di hati kita kepada Allah SWT, sungguh itu sudah cukup untuk menghapus sedih derita yang harus kita alami dalam menjalani kehidupan. Lalu bagaimana jika Allah SWT yang mencintai kita? Sungguh itu adalah puncak kenikmat- an, dimana kita selalu merasa damai dan aman, karena bersama dengan Allah SWT yang dicinta dan mencinta. Semoga kita diberi kekuatan iman, diberi kegigihan dalam mengikuti Rasulullah SAW dalam ibadah, akhlak dan muamalah. Mukmin sejati adalah pribadi memesona yang berpegang teguh pada jalan Allah SWT dan Rasul-Nya. Aamiin.

Redaksi Majalah Mustahiq
Nutrisi Hati, Nutrisi Ilmu